Rengat, 23 September 2023 -|Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat, Riau, Indonesia, telah menandatangani perjanjian kerjasama yang penting dengan Kolej University Islamic Perlis Malaysia (KUIPM) dalam upaya memperluas kesempatan pendidikan tinggi di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Perjanjian ini, yang ditandatangani secara resmi pada hari Sabtu, 23 September 2023, di Pekanbaru-Riau, menciptakan peluang baru bagi kedua lembaga untuk mengambil bagian dalam pertukaran ilmiah, penelitian bersama, dan program akademik yang bervariasi dan bidang lainnya yang disepakati.
Menurut Dr. AL AFIF HAZMAR, M.Si, Ketua STAI Madinatun Najah Rengat, kerjasama ini adalah langkah yang signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. “Kami sangat senang dan bersemangat untuk menjalin kerjasama dengan Kolej University Islamic Perlis Malaysia. Ini akan membantu dosen dan mahasiswa kami mendapatkan pengalaman internasional yang berharga dan memperluas wawasan mereka dalam ilmu agama Islam,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. MUHAMMAD ROZAIMI, Rektor Kolej University Islamic Perlis Malaysia mengungkapkan bahwa kerjasama ini adalah langkah strategis dalam menjembatani antara dua lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman agama dan budaya Islam di tingkat internasional. “Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi kedua institusi dan memajukan pemahaman kita tentang Islam yang lebih mendalam,” katanya.
Kerjasama ini difasilitasi oleh Badan Koordinasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam KOPERTAIS Wilayah XII Riau-Kepulauan Riau.
Kerjasama ini diharapkan akan membawa berbagai kegiatan bersama, termasuk seminar internasional, pertukaran dosen, serta peluang penelitian yang lebih besar dalam bidang keislaman. Hal ini akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu agama Islam di wilayah ini dan di seluruh dunia.
Dengan penandatanganan perjanjian ini, STAI Madinatun Najah Rengat dan Kolej University Islamic Perlis Malaysia berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama mereka dalam mendorong pendidikan dan penelitian di bidang agama Islam, membawa dampak positif bagi mahasiswa dan komunitas di kedua negara.
Penandatanganan kerjasama ini diakhiri dengan seminar internasional dan yang menjadi narasumber adalah Prof. Dr MUHAMMAD ROZAIMI.





