Rengat, 16 November 2025 — Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat, Dr. Al Afif Hazmar, menggelar diskusi strategis terkait pembinaan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) bersama Ketua KTIQ LPTQ Provinsi Riau,Dr. H. M. Subli, M.Si.
Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya penguatan pembinaan KTIQ, khususnya dalam meningkatkan kualitas peserta serta kesiapan menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat provinsi maupun nasional. Diskusi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi untuk memajukan literasi Al-Qur’an berbasis karya ilmiah.
Dr. Al Afif Hazmar menyampaikan bahwa STAI Madinatun Najah Rengat berkomitmen mendukung pengembangan cabang KTIQ sebagai salah satu wadah penting bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengkaji Al-Qur’an secara ilmiah, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.
“Pembinaan KTIQ tidak hanya bertujuan meraih prestasi lomba, tetapi juga membentuk tradisi akademik Qur’ani yang kuat di kalangan mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. M. Subli, M.Si menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan LPTQ dalam menyiapkan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, KTIQ merupakan cabang yang strategis dalam melahirkan pemikir-pemikir Qur’ani yang mampu menjawab persoalan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara STAI Madinatun Najah Rengat dan LPTQ Provinsi Riau dalam mencetak peserta KTIQ yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Al-Qur’an di Provinsi Riau.
