Rengat – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatun Najah Rengat melaksanakan tindak lanjut kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTM) Pelelawan. Kegiatan yang berlangsung di Rengat ini menghadirkan agenda Focus Group Discussion (FGD) peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan, branch marking LPM dan LPPM, serta review kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan STAI Madinatun Najah Rengat, antara lain Ketua STAI, Ketua Prodi PAI, Ketua Prodi PIAUD, Ketua LPPM, dan Sekretaris LPM. Dari pihak IKTM Tuah Negeri Pelelawan hadir Wakil Rektor 1, Ketua Prodi PAI, serta Ketua Prodi PGMI.
Ketua STAI Madinatun Najah Rengat menekankan pentingnya kolaborasi kedua institusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, serta memastikan kurikulum PAI di kedua institusi relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam masa kini. “Melalui kegiatan ini, kami berharap penguatan kapasitas akademik dan kelembagaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak IKTM Tuah Negeri Pelelawan menyoroti pentingnya benchmarking LPM dan LPPM sebagai upaya evaluasi dan peningkatan kinerja lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat. Review kurikulum PAI juga menjadi momen strategis untuk menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan pendidikan Islam modern.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam memperkuat jejaring akademik, peningkatan kualitas tenaga pendidik, dan pengembangan kurikulum yang adaptif serta kontekstual.

